Jumat, 26 Agustus 2011

Contoh Proposal Pelatihan

LEMBAGA PELATIHAN DAN PENGEMBAGAN PRODUKTIFITAS
SUMBER DAYA MANUSIA KUPANG
HP. 081237803XXX E-mail : Zolalemdik@gmail.com


Kupang, 2 Maret 2011
No : 01/LP3SDM/III/2011 Kepada
Lampiran : 1 (satu) Jepitan Yth. Bapak Gubernur
Perihal : Mohon Bantuan Dana Nusa Tenggara Timur
Cq. Kepala Biro Kesra Setda NTT
Di -
Tempat

Dengan Hormat,
Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan penurunanan angka pengangguran di Nusa Tenggara Timur, kami menyadari bahwa peningkatan skill dan sikap kewirausahaan yang mandiri merupakan salah satu cara ampuh yang dapat mereduksi gejala dan fenomena masyarakat tersebut.
Sebagai lembaga non pemerintah yang bergerak dalam bidang sosial khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, kami menemukan bahwa masih banyak pemuda/i produktif yang tidak bisa berinovasi kerena keterbatasan lapangan kerja, pendidikan, skill dan modal. Karena itu kami mencoba untuk meresponnya dengan mengadakan kegiatan pelatihan manajemen dan pengelolaan bengkel khususnya bengkel las yang sediannya akan dilaksanakan di Kelurahan Liliba Kota Kupang. Kami telah berusaha tetapi masih banyak kekurangan kami. Oleh karena itu melalui proposal ini kami memohon bantuan dana dari Bapak Gubernur Nusa Tenggara Timur, agar kiranya kegiatan kami ini dapat diwujudkan dengan baik.
Atas bantuan dan dukungan Bapak Gubernur Nusa Tenggara Timur, terlebih dahulu kami sampaikan Terima Kasih. Semoga Tuhan Memberkati kita Semua




Hormat Kami,



Drs. ZZZZZZZZZZZZZZZZ
Ketua
PROPOSAL

PELATIHAN KETERAMPILAN PENGELASAN

(BAGI PEMUDA/I PUTUS SEKOLAH DI KELURAHAN LILIBA)
(14 – 27 MARET 2011)





OLEH



LEMBAGA PELATIHAN DAN PENGEMBAGAN PRODUKTIFITAS
SUMBER DAYA MANUSIA KUPANG
Hp.081237803XXX E-mail : Zolalemdik@gmail.com
2011

A. Latar Belakang
Pendidikan adalah modal utama bagi suatu bangsa dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang dimilikinya. Sumberdaya manusia yang berkualitas akan mampu mengelola sumber daya alam dan memberi layanan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, hampir semua bangsa berusaha meningkatkan kualitas pendidikan yang dimilikinya, termasuk Indonesia.
Kualitas sumberdaya manusia dapat dilihat dari kemampuan atau kompetensi yang dimiliki baik melalui jalur formal maupun non formal. Kompetensi yang dimiliki oleh manusia selanjutnya akan diterapkan secara nyata dalam kehidupan kerja.
Salah satu model peningkatan kualitas hidup dapat diperoleh melalui jalur pelatihan. Melalui jalur yang singkat ini, peserta dibina dan diarahkan dengan metode yang lebih efektif dan tepat sasaran dan berorientasi pada manajemen dan praktik. Tujuannya adalah setelah kegiatan pelatihan, peserta dapat memanajemen diri sendiri dan menerpakan skill yang diperolehnya dalam bentuk sebuah wirausaha baru.
Berdasarkan data yang diperoleh dari kelurahan Liliba Kota Kupang, jumlah pemuda/i yang putus sekolah dan berada pada usia produktif kerja cukup tinggi yaitu  700an orang. Kondisi ini jika dibiarkan dapat menyebabkan penumpukan pengangguran dan menimbulkan masalah sosial baru.
Disatu sisi pertumbuhan kota dan tingginya permintaan akan pembangunan disekitar wilayah kota Kupang dan kelurahan Liliba khususnya, dapat menjadi peluang bagi wirausaha yang responsif untuk meraih kesempatan tersebut. Namun sejauh ini belum ada tindakan yang nyata baik dari pemerintah maupun tokoh masyarakat dan pengusaha. Akibatnya kebanyakan orderan yang diminta oleh para pengembang beralih pada sekelompok orang saja.
Berdasarkan kenyataan tersebut, maka lembaga pelatihan dan pengembangan produktifitas sumber daya manusia yang berlokasi dikelurahan Liliba mencoba untuk memfasiliasi kelompok produktif ini agar bisa lebih produktif dan berguna bagi upaya memperbaiki ekonomi keluarga, salah satunya adalah dengan jalan memberikan pelatihan tentang manajemen dan pengelolaan bengkel las.

B. Tujuan
Program pelatihan manajemen dan pengelolaan bengkel bertujuan untuk :
1. Memotivasi dan membangun sikap wirausaha bagi kelompok muda produktif yang putus sekolah di kelurahan Liliba
2. Melatih keterampilan kaum muda produktif dalam usaha pengelasan

C. Hasil Yang Diharapkan
Secara khusus dengan program pelatihan ini , hasil yang diharapkan yaitu :
1. Peserta termotivasi dan berani membangun sikap wirausaha baru khususnya dibidang perbengkelan
2. Keterampilan kaum muda produktif dalam bidang pengelasan makin meningkat.
D. Desain Kegiatan
1. Materi
Materi yang diajarkan dalam kegiatan Pelatihan ini terdiri dari :

a. Manajemen pegelolaan diri
b. Manajemen pengelolaan keuangan
c. Manajemen pengelolaan kegiatan usaha
d. Motivasi kerja
e. Pemahaman Silabus (adaptif, normatif dan produktif dan mulok)
f. Pengetahuan dasar material
g. Pengenalan bengkel
h. Tata leta peralatan dan pengelolaan material dan mesin dalam bengkel
i. Pemilihan material pengelasan
j. Desain pagar, pintu, rilling dan berbagai media las
k. Mengeset mesin las
l. Mengelas dasar
m. Mengelas lanjut
n. Mengelas tingkat akhir
o. Finishing
p. Penanganan material pasca produksi
q. Pemasaran dan penjualan
2. Metode
Metode pembelajaran dalam kegiatan pelatihan ini terdiri dari metode ceramah, survey dan demostrasi dan eksperimen serta praktikum
3. Fasilitator
Fasilitator kegiatan pelatihan ini terdiri dari :

a. Fasilitator manajemen dan Motivasi (2 orang)
Terdiri dari seorang akademisi dan seorang praktisi
b. Fasilitator Teknik (3 orang)
Terdiri dari 3 orang tenaga teknik yang ahli dalam bidang pengelasan
4. Fasilitas
Fasilitas yang digunakan dalam keghiatan pelatihan ini adalah :
a. Ruang diklat yang representatif
b. Media Pembelajaran (modul dan alat peraga)
c. Mesin las
d. Alat pelindung diri (APD)
e. K3
f. Bengkel Survey
5. Peserta
Peserta yang diharapkan aktif dalam kegiatan ini, dialokasikan berjumlah 30 orang yang berusia antara 15 – 35 Tahun.
6. Porsi Pelaksanaan Pelatihan
Jumlah total jam pelatihan adalah 8 jam yang dimulai dari puku 08.00 WITA-13.00 WITA dan dilakkan selama 14 hari kerja sehingga total terdapat 112 jam efektif yang kemudian dibagi mejadi :
Tatap muka : 5% artinya 6 jam
Survey : 1 % artinya 1
Sumulasi dan Demonstrasi : 4% artinya 5 Jam
Praktikum : 70% artinya 100 Jam
7. Penjadwalan
Kegiatan IHT ini dijadwalkan berlangsung selama dua seminggu terhitung tanggal 14 – 27 Maret 2011. (Jadwal Kegiatan Terlampir)

E. Kebutuhan Dana
Biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pengembangan produktifitas SDM bidang manajemen dan pengelolaan bengkel las, sebesar Rp. 34. 280.000,- (Rincian Biaya terlampir).

F. Hasil dan Tindak Lanjut
Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam bentuk usaha-usaha baru dalam bidang penrbengkelan khususnya bengkel las.

G. Penutup
Proposal ini dibuat sebagai upaya lembaga atas tingginya persaingan didunia industri dan tantangan akan dunai kerja yang makin menglobal. Disatu sisi pemerintah berupaya untuk menekan angka pengangguran namiun disisi lain pengangguran teap bertambah dan diperparah dengan minimnya modal dan keterampilan kerja. Sasaran utamanaya adalah kelompok muda produktif yang putus sekolah di kelurahan liliba.
Untuk itu kami mengharapkan dukungan dan partisipasi penuh dari pemerintah Khususnya Bapak Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui Biro Kesra Setda NTT dan Dinas Sosial Propvinsi Nusa Tenggara dalam bentuk dana dan material untuk menyukseskan kegiatan ini.

Lampiran 1. Penjadwalan Kegiatan Pelatihan
Penjadwalan Pelatihan 14 - 27 Mater 2011
Kegiatan Metode Fasilitator
Pembukaan Ceramah Ketua Lembaga dan Instatnasi Terkait
Manajemen pegelolaan diri Ceramah Fas. Manajemen
Manajemen pengelolaan keuangan Ceramah Fas. Manajemen
Manajemen pengelolaan kegiatan usaha Ceramah Fas. Manajemen
Motivasi kerja Ceramah Fas. Manajemen
Pengetahuan dasar material Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Pengenalan bengkel Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Tata leta peralatan dan pengelolaan material dan mesin dalam bengkel Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Pemilihan material pengelasan Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Desain pagar, pintu, rilling dan berbagai media las Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Mengeset mesin las Praktikum Fas. Teknik
Mengelas dasar Praktikum Fas. Teknik
Mengelas lanjut Praktikum Fas. Teknik
Mengelas tingkat akhir Praktikum Fas. Teknik
Finishing Praktikum Fas. Teknik
Penanganan material pasca produksi Simulasi & Demosntrasi Fas. Teknik
Pemasaran dan penjualan Ceramah Fas. Manajemen
Penutup Ceramah Ketua Lembaga dan Instatnasi Terkait

Lampiran 2. Kebutuhan Anggaran

Item Jumlh. Peserta Satuan (@) Jumlah Total
Operasional
Pengandaan Materi 30 20.000,00 400.000,-
ATK 30 10.000,00 200.000,-
Sertifikat 20 15.000,00 300.000,-
Konsumsi
Snack 30 5.000,00 14 2.100.000,-
Makan Siang 30 10.000,00 14 4.200.000,-
Honorarium Jumlah Fasilitator
Fas. Manajemen 2 100.000/jam 5 1.000.000,-
Fas. Teknik 3 50.000/jam 33 4.950.000,-
Transport Peserta 30 15.000,00 14 6.300.000,-
Pegawai 2 250.000,00 14 500.000,-
Material Jumlah
Kebutuhan Total
Travo Las 5 1.200.000 5 6.000.000
Elekroda 30 Dos 150.000 30 Dos 450.000
Besi 12 10 Staf 70.00 10 Staf 700.000
Besi 10 10 Staf 50.000 10 Staf 500.000
Besi 8 8 Staf 35.000 8 Staf 280.00
Plat 10 Lembar 250.000 10 Lembar 2.500.000
Pipa 15 Batang 100.000 15 Batang 1.500.000
Pipa Virkram 15 Batang 120.000 15 Batang 1.800.000
Asesoris 10 paket 60.000 10 paket 600.000
Total 34.280.000,-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar